EVERYDAY STARTS AT THE MIDNIGHT

Wednesday, September 30, 2009

AREMA

satu nama satu suara
satu cinta satu jiwa
satu kata; AREMA

Gaung suara singgahi tajuk pembakar garis
euforia satu kata hempaskan instabilitas kultur racist
pompa andrenaline gelora meralat sengat penyekat
pada skala eskalasi hasrat berkoar penuh semangat.
jangan biarkan lawan menyisakan angan untuk menang
jangan sisakan perlawanan biarkan setiap kemenangan hanya angan-angan
sehingga setiap angan dikonversi bentangan kemenangan
wahai singa-singa yang rajai rimba;
ku pikulkan beban di medan perang.
bagaimana jerih bertagih dan payah terlunsi.
indahnya keseimbangan kombinasi rakitan
kau dan aku adalah matahari dan rembulan
kau dan aku adalah bunga dan kumbang
dan kau dan aku tahu ksatria muncul dari tanah lapang
GAJAYANA hingga KANJURUHAN; bukti totalitas perjuangan

beresonansi di bawah bendera yang kau kibarkan
dan jemari yang kau kepalkan
aku pulang bukan pecundang
aku pulang dengan langkah yang lantang
karena kau berjuang untuk menang

keindahan meluntur di indahnya sebuah kesturi
parodi PSSI melantur pada kebusukan konspirasi
di sudut sakral pendurhakaan hati nurani
membual di selangkangan undang-undang sponsor liga Djancok
ketimpangan institusi prematur stimulator air liur Nurdin Halid
di atas ambisi tahta beretika menjajah jelata
kebusukan moral dominasi undang-undang manual
monopoli lapangan muati ambisi kantong bolong
memicu konfrontasi kambing hitamkan amarah
sama persis seperti bandar togel berjubah mafia
reputasi sompral jauh di bawah horizon normal
biar ku siram karikatur sandiwara mu dengan sperma
saat fitnah mendahului fakta; tanpa beri ruang suara
saat getah kesenjangan mentah tertelan di rongga
di atas kepongahan yang kau genggam
kami SINGO EDAN, tawarkan PEMBERONTAKAN

Ayo... .... ayo arema sore ini kita harus menang!
menggema membahana;
ketika rumput, bola dan cuaca membantah berkuasa.
tersimpan residu setia shinta pada rama.
masihkah kau ingat kesedihan yang membangkang menangis,
dan tangisan yang enggan bermata air
dan kesedihan berdiri diatas stagnasi perih berkonotasi
membiarkan angkara unjuk bicara,
dan sejarah harus terlukis dengan darah.
berpadu dengan dentum indah pukulan penikmat peluru
meminta amis darah agar pentungan terayun dan sirine keras mengalun
OOOOO aransemen indah merekap pada setiap satu cerita
berembuk memaksa airmata dan darah berartikulasi
disaat para pejuang membungkuk dan tersungkur; dan
disaat keringat menjelma air mata luluh mencair.
masihkah terkoleksi tegar dalam alur yang gundah
biarlah AREMA dan AREMANIA menjadi jiwa yang manunggal
formasi skema simbiosis terindah dari yang pernah ada
sampai ajal menjemput berdiri bersama cinta

SALAM SATU JIWA AREMA

Friday, September 11, 2009

E L I A

its ok, its ok, let this beat start quittin'
lets me get on down
double cup love, point out ma vision
unknown cause, yo tha one i lean on
even since prince, turned into in a relation

verse. 1
yo ku hembuskan andaian/ arungi sajak puputan
teruntuk engkau/ yang anjungkan waktu
sandikan polemik yang tercekik dibawah ucapan yang kau culik
hingga ku larut melintas/ di hembusan prosa tanpa batas
dalam kubangan kata/ hingga menampung gundukan dongeng gundah
ku bungkus rasa/ lalu rekapitulasi asa
kau ciptakan celah/ and deportasikan masalah
gambari setiap onggok kosa-kata/
dengan cura rima indah, yeah,,, cinta kisah gundah

verse. 2
kubiarkan langkah terayun
hanya seikat/ celoteh tersusun
melahap komprehensi lambaian/ dengan ambisi maksimum
lalu deras derap langkah/ laju bis kota/ tinggalkan senda/ dan berangsur sirna
Sejak itu ku tagih suara yang hilang di ujung desa
sejak itu tak ada lagi madu di ujung bunga
semua meluluh lantah/ lebih cepat dari itungan jam pasir
bagai tiran yang menggorok leher para resister seperti Munir
dan menyisakan pitam di malam yang terkelam
se amis darah/ se pekat jelaga;
ku pinang residu/ kombinasi indah, cinta, cura n' gundah tanpa kuasa


well dear,
u will not fall
u will stand tall
So sayonara, try tommorra, nice to know ya

Saturday, September 05, 2009

Thats why i like hip hop

Told you I can't sing..Oh well... I try. DJ drop it like its hot!

hiphop mengantar saya pada suatu ayunan untuk menghajar kemuraman yang membosankan dan cara-cara verbal dan fisikly menampar karam status quo dan sekaligus sebuah rasa gandrung pada nafas & nyawa;

status quo yang menghalangi kami mendapatkan hasrat,

Hasrat untuk lepas dari pelayan tirani,
hasrat untuk lepas dari kontrol,
» lepas dari geliat kebijakan para segelintir elit dan opresi otoritas,
» lepas dari kewajiban sok moralis,
dari ketakutan terhadap bom yang setiap saat dapat meledak didepan teman dan keluarga kami,
» lepas dari usaha-usaha homogenisasi dunia,
dari arus angin dan imbas ibliz jelmaan rekan yang begitu dekat dengan kami dlam hal pemanfaatan dan sentimentil,
» lepas dari kooptasi para mencret-mencret dasamuka bisnis untuk kemudian membayangkan setiap orang bekerjasama, berko-operasi untuk setiap kebutuhan dan hasrat mereka. aku Sebut itu utopia.
karena semua mimpi buruk itu masih selalu terulang di esok hari

Sunday, August 23, 2009

PEREMPUAN

kita bisa menjual cinta semau kita! kita bisa mengobral sekalipun, semurah yang kita mau, atau menjadi konsumen, subtansi dan isi adalah kooptasi kerdil; hingga berjelaga di pnggir jurang dan mengakhiri diri dengan mengemis;lalu membawa ribuan playlist puisi dari paris, inggris,mesir, solo, bandung hingga yunani, tuk nyalakan redup nyali, yang telah ludes bersembunyi di seonggok kulit kasar dan embel-embel herois. itu mungkin karena kelelakian melebur pada kedok kejantanan ataukah ketakutan. mungkin... selanjutnya laki-laki penggembar postur tubuh yang selalu bikin tegang urat "rindu dan senyum", dan mendasari cinta atas dasar ukuran dada dan lihai pinggul saja,menomorsatukan tampilan fisik yang kelak menjadi santapan belatung kuburan. aku katakan : itu bukanlah cinta!

merevolusi pola obral ala nokia dan Levi Strauss lalu menjamah lubang senggama dan berlindung di belakang pembenaran interpretasi invasi kapitalisme dan pasar bebas; bebas sebebas bebasnya! Bukankah kalau itu memang dosa, itulah dosa termanis? Bukankah kalau itu memang salah, Tere juga bilang kalau itu adalah salah terindah?
sabar lebih bisa menjadi jawaban dan pertanyaan, bertahan dari keganasan filsafat yang bejat. Saksi atas kebrutalan "tanya" yang tak terkendali pada garis batas demarkasi jelaga resistansi diri. atau men"jawab" kembali tawaran belajar sabar dari guru tersabar.

jumlah laki-laki sudah semakin sedikit, itu artinya,saingan dan persaingan makin memperjelas kenyataan! jangan tunda lagi kesetiaan! kalian raup kerugian untuk menyuapi perempuan yang mencari santapan makan malam, masalahnya, kalau mereka tak menyantap pasti akan disantap.adu domba dan bikin laki-laki cemburu atau setidaknya menyesal pernah mengenal mereka. Pakai laki-laki lain untuk mengusir kita dari kehidupan cinta yang terekayasa dalam langkah cengeng kita! bagi cewek, itu cara yang mudah sekali bukan...! buat apa bermimpi tabrakan dengan gadis bertopeng produk-produk pemalsu keindahan di perpustakaan dan mall? buat apa menabur bensin dan tak pernah punya waktu menyalakan korek?

Jangan pusingkan sangka dan bingungkan kesan baik n tenaga hanya untuk memahami Hittler dan Sekutu! Hidup dan dunia lebih dari sekedar untuk dimengerti. Dunia kita, ya, dunia kita bukan dunia yang mesti mengabaikan bingung dan bukan juga dunia yang mengedepankan pengertian; dan satu lagi, Cinta itu bukan bagian terpenting yang mesti dipentingkan sedemikian penting.

perjalanan moleh - aug 22, 09 - bengi
===============================
condro (konco sak kontraan) n' ayas
"mari markir adapes rotom (baca : speda motor), lg nunggu bis nyang SBY"
ndro (nyeletuq) : enthe'-enthei' wong lanang
ayas (lg nyumet rokok) : huh, sopo dro? ko ngerti!
ndro : yo... ... konco kuliahku mbiyen, tas buyar ngojob karo bolone awa'e ndewe
ayas : koen korban slanjutnya ndro, ati ati ae!
ndro : gpopo sing penting senyumannya tidak menipiskan dompetku! enak tho!
ayas n ndro : wkwkwkwkwkwkwkwkwk yooooi


Idzaa waqoatil Waaqiah
Laisa liwak’atiha Kaadzibah
Khaafidhatu-r-Raafi’ah


timoer prigen,

Monday, August 17, 2009

Bangsa di atas negara

karena negara terlahir memilih bangsanya
karena bangsa adalah karya, tanpa menolak untuk berkarat
karena bangsa pernah bernazar...
untuk menantang mentari dengan dada terhunus
sampai detik-detik penghabisan
hingga liang lahat, dan nisan tertanam di pusara
tanpa pretense apapun untuk mengharap pahala
pertahanan paling ofensif tuk lunasi umur
bekerja, berkarya, ikhtiar, inisiatif, prakarsa
statistika bangsa mewujud dalam nafas negara
menantang hidup, Sampai akhirnya
MLM hingga Tiansi membinasakan idealismu®

dengan kaki telanjang,
bangsa terlahir tanpa gentar lantang menantang awan
Berkawan dengan bentangan petaka
yang terhampar di hegemoni ku
hingga bangsa adalah korban kealpaan
dan paru ini bernafaskan tragedi
sejak para kaisar menghibahkan eceran kebodohan
sejak negara membeli ruang pintu kapitalis
kru simpati jiwaku sesalkan indah potensi yang kau abaikan
negara menjadi vodka
serupa venom yang bergelombang pada darah
melumat bangsa tanpa rasa iba

kami bangsa adalah libido kemarahan negara
yang menjual cairan ludah dan menunggu lalat mampir
Tak Secantik bualan khotbaH ketumpulan omong pemerintah
Terekam jelas di hari pemilihan umum
mencuci otak rakyatmu sendiri
oooo obral... obral .... obral....
otak rakyat keram dan menolak kembali terisi
hingga bangsa yang nampak hanya layak menjadi budak
sesungguhnya bangsa ini menghamba pada "WAKTU" Sang Guru,
untuk mengubah kutukan atau sistem yang reyot®
dan "WAKTU" adalah alasan bangsa enggan menyerah

elf

Monday, July 27, 2009

Simple, Make Basketball such Fun Game



i kicked basketball on ma first day in Gontor "Holly Camp". Ustadz Hanif, Dery Ardiansyah, Alif Fuady and whole ballerz in ma classmate inspired me how to deal with that big brown ball n ta think more 'bot Basketball, when i was (Roobi' eF) 4th grader in there. i smile ta strangers, i'm being so bloody closeminded. a few years from past, i take skill and alot of practice to be able to Drop good! You’ll respect me as I will respect you all more. well dude,,, ,,, My name is Mukhlis Rivani, and you are?”

Basketball is meant to be fun, ya,,,, ,,, although at times it seems to get pretty competitive and serious, as any team sport. But you should have fun, without stress, playin' with your friends on U'r own, without referees, coaches, etc. When I was a young many years ago, I would just go up and down, i know i know! havin' dream such us Kobe or Lebron right! notice this one : "JARRIB WA LAAHID, TAKUN A'RIFAN" and even i got make some sucks games... hehehe; basketball, football, Bulutangkis, Nekeran (baca : maen klereng "boso Jerman")... whateva. For various reasons, that doesn't happen much these days.

But ya'll can still have lots of fun by just playing some simple games with just a couple or several players, in da court t'gether, or at the gym. There are several simple, fun games described below that you can play. What's great is that anyone can play these games regardless of age, size, skill-level, etc. That means even Mom, Dad, grand Pa, Grand Ma, an even ur boy or gal frend can play too ha ha . So get out there in da Field and have some fun!

maen basket yuk!!
Mukhlish Rivani